Drainase untuk Kebun

Musim kemarau yang cukup panjang kali ini membuat kebun kami jadi gersang. Tidak banyak tumbuh rumput-rumput liar, tapi tanaman yang kami tanam nampak kurang segar walaupun sudah disiram. Mungkin karena volume penyiraman yang kurang banyak karena dalam beberapa hari kami sempat kesulitan air. Memasuki bulan Nopember, kami bersyukur hujan mulai turun.

Tanah di kebun kami termasuk jenis tanah latosol berwarna cokelat. Saat musim hujan, jenis tanah ini mudah mengikat air dalam jumlah besar sehingga menyebabkannya jadi liat. Hal tersebut akan mengurangi suplai oksigen untuk akar tanaman dan menyebabkan akar tanaman sulit menembus tanah. Sementara itu, di cuaca yang panas atau musim kemarau, jenis tanah ini dapat menjadi sekeras batu, membuatnya sulit digemburkan.

Untuk mengatasi kelebihan air selama musim hujan mendatang, kami membuat  drainase sederhana di kebun berdasarkan panduan yang saya peroleh dari The Gardening Year. Pertama-tama, kami membuat lubang sedalam 50 cm dengan alat biopori. Lalu ke dalam lubang diisi dengan batu-batu berukuran kecil hingga setengahnya. Di atasnya diberi lapisan daun-daun kering, kemudian ditutup lagi dengan tanah. Kami sudah membuat 10 titik drainase di kebun dengan jarak antardrainase sekitar 2 m.

IMG_20151107_081823

IMG_20151107_083423

Penanganan berikutnya, yang secara bertahap sudah kami lakukan, adalah pemberian materi organik, yaitu kompos dan pupuk kandang. Materi organik dapat memperbaiki struktur dan warna tanah, serta meningkatkan drainase dan aerasi pada tanah.

Tanah latosol merupakan jenis tanah yang cukup subur dan cocok untuk pertanian. Dengan penanganan dan pengolahan yang baik, tanah jenis ini akan memberikan hasil yang maksimal.

Semangat berkebun!

Iklan

3 Komentar

Filed under Kebun

3 responses to “Drainase untuk Kebun

  1. Menurut saya :
    Lebih baik kalau penggunaan tersebut sering dipakai bu karena beberapa bulan kedepan akan sering terjadi panas yang berkepanjangan dan pasti tanahpun menjadi kering dan bercak-bercak(pecah2) . Nah untuk itu murid2 mulai diajari pembuatan drainase tersebut untuk menjaga agar tanah tetap subur !
    Menanamnya juga lumayan banyak saja bu kan demi untuk tanah yang subur .
    Agar disaat tanaman ditanam ditanah maka tanaman tsb tidak akan ikut mati dan layu juga.
    Ya memang menurut saya itu terlalu sulit untuk dilakukan namun kalau ada kemauan pasti bisa bu 🙂

  2. Tessa Priskillawati

    Hai Bu…
    Saya ingin bertanya..
    1. Selain tanah jenis latosol juga dapat di drainase???
    2. Berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk meningkatkan drainase dan aerasi pada tanah???

    😊😊😊

  3. Ayu kusumaningtyas

    Saya ingin bertanya buk,selain cocok digunakan untuk kesuburan pertanian,tanah latosol dpt berfungsi untuk apa saja??dan brp lama wkt yg dibutuhkan untuk mningkatkan aeresi pada tanah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s