Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang

Students Action On Climate Change atau bisa disingkat SAOCC merupakan program tahunan dari Pecinta Alam SMA Negeri 8 (PASMAPAN) Semarang yang melibatkan para siswa dari SMP dan SMA di kota Semarang. Pada tahun 2014 ini SAOCC diselenggarakan untuk yang ketiga kalinya dan untuk yang kedua kalinya SMK Bagimu Negeriku turut berpartisipasi dengan mengirimkan lima siswa. Kegiatan utama dalam SAOCC adalah penanaman bibit mangrove.

Hari Jumat, 14 Nopember 2014 dilaksanakan penyuluhan mengenai mangrove dengan pembicara dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan LSM Prenjak. Danny Yustiniadi dari BLH Kabupaten Semarang menyampaikan materi mengenai sampah pantai dan berbagai upaya yang telah dan masih dilakukan untuk mengatasi abrasi di daerah pesisir Semarang. Arifin dari Prenjak menyampaikan materi mengenai pengertian mangrove dan teknik penanamannya. Penyuluhan seperti ini bagus sekali untuk memberikan pengetahuan bagi para peserta agar memahami pentingnya pelestarian kawasan pesisir.

Apel Pembukaan SAOCC III

Apel Pembukaan SAOCC III

Penanaman bibit mangrove pada Sabtu, 15 Nopember 2014 diikuti oleh peserta yang berjumlah sekitar 120 siswa dari SMP dan SMA di Semarang, termasuk SMK Pelayaran AKPELNI yang mengirimkan 50 taruna. Usulan mengenai penanaman mangrove pertama kali disampaikan oleh SMK Pelayaran AKPELNI, sesuai informasi yang saya dapatkan dari Mas Dedi, pelatih PASMAPAN. Oleh karena itulah, SMK Pelayaran AKPELNI selalu mengirimkan “pasukan” dalam jumlah cukup banyak setiap tahunnya.

Lokasi penanaman bibit mangrove tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya walaupun tidak terpaut terlalu jauh. Tahun lalu lokasi di Mangkang, sedangkan tahun ini di Tugurego. Tepatnya di daerah tambak sekitar 2 km dari jalan raya.

Walaupun cuaca cukup panas, para pejuang lingkungan sangat bersemangat menanam bibit mangrove. Masuk ke lumpur dan basah-basahan tak jadi masalah.

SAOCC ini diadakan selain menggerakkan generasi muda untuk berperan serta dan peduli pada lingkungan, juga agar kawasan pesisir Semarang kembali menghijau, seperti yang disampaikan oleh Pak Satriadji, pembimbing PASMAPAN.

Peran serta para pejuang lingkungan tak berhenti sampai penanaman saja. Setelah ditanam, tentunya perlu pemeliharaan bibit mangrove. PASMAPAN dan LSM Prenjak akan memantau perkembangan bibit yang telah ditanam. Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berperan serta dalam penghijauan kawasan pesisir Semarang. Mari lestarikan kawasan pesisir di Semarang!

Persiapan Penanaman Bibit <em>Mangrove</em>

Persiapan Penanaman Bibit Mangrove

Lokasi Penanaman

Lokasi Penanaman

Kegiatan Penanaman

Kegiatan Penanaman

Menyeberang ke lokasi penanaman di tengah tambak

Menyeberang ke lokasi penanaman di tengah tambak

Bibit-bibit yang baru saja ditanam

Bibit-bibit yang baru saja ditanam

Berjalan di antara keteduhan pohon bakau

Berjalan di antara keteduhan pohon bakau

Para Pejuang Lingkungan dari SMK Bagimu Negeriku

Para Pejuang Lingkungan dari SMK Bagimu Negeriku

(Artikel ini juga diterbitkan di http://sabbathyamori.wordpress.com/2014/11/17/penanaman-mangrove-di-pesisir-semarang/)

1 Komentar

Filed under Artikel

One response to “Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang

  1. Ping-balik: Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang | Yamori Berdecak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s