Bibit-bibit mungil

image

Menyemai benih itu mudah. Sangat mudah. Kita tahu yang paling dibutuhkan biji-biji mungil itu agar berkecambah adalah air.
Jadi, pertama-tama siapkan dulu tempat untuk menyemainya. Kalau aku menggunakan botol plastik bekas air mineral. Beri tanah secukupnya ke dalam wadah itu, lalu percikkan air hingga tanah cukup basah. Aku tidak melubangi bagian bawah wadah karena aku tidak akan menyiramkan banyak air.
Setelah itu, aku membuat lubang-lubang kecil dengan jarak sekitar 1 – 2 cm. Biji sawi dan tomat aku masukkan ke dalam lubang, lalu aku tutup lagi. Wadah penyemaian aku letakkan di tempat teduh yang terkena sinar matahari tak langsung, membuat mereka cukup lembab, tapi cukup terang agar tidak tumbuh jamur.
Penting sekali untuk melihat keadaan mereka setiap hari. Tanah harus dijaga agar tetap basah karena biji-biji mungil itu terus menyerap air. Mereka belum butuh sinar matahari, jadi jangan letakkan di tempat panas karena akan membuat tanah cepat kering.
Jadi, dua hari kemudian aku sudah bisa melihat sawi-sawi mungil yang sedang berjuang muncul di permukaan😀 Benih tomat agak lama, sekitar lima hari baru mereka mau muncul.
Nah, setelah mereka punya daun, bolehlah jemur di luar sebentar. Sebentar aja ya. Aku membiarkan mereka berfotosintesis ria sekitar satu jam. Kadang setengah jam, takut kelupaan, bisa-bisa kering nanti >.<
Gampang kan menyemai benih😀

Tinggalkan komentar

Filed under Kebun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s