Hijau Lamunku

Lukas Nopembrian

kulukiskan hijaunya hijau lamunku, diselingi hijau angin kesejukan jati diri hijau sendiri merajut padang belantara damai yang masih hijau mengembara di lembaran jengkal telapak hijau kecil yang merekah hijau dari kuncup awal kembangnya segar menetes pada lumut yang tipis melekat pada pekatnya hijau hatimu. Menutup mata hijau lamunku yang menghijau.

Februari 2010

Tinggalkan komentar

Filed under Puisi dan Sajak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s